Monday, May 17, 2010

Looks Like The Tree

Sebatang pohon itu tumbuh di halaman belakang rumah. Sebuah pohon jambu biji, dengan daun yang rimbun, dahan yang banyak, ranting yang bercabang dan menjulang, buah yang yang ranum, dan kulit yang bisa dikelupas. itu pertama kali terlihat sebelum kita semua pindah ke rumah tersebut. Satu hal yang paling sering dan suka kulakukan adalah duduk diatas pohon sambil menikmati angin yang berhembus sejuk, kuat, dan anggun. Ada suatu sensasi yang unik saat kita duduk diatas pohon dan bergoyang mengikuti arah angin yang bertiup.

Sampai detik ini pun pohon jambu itu tetap kokoh berdiri walaupun sudah banyak hal yang kami lakukan pada pohon tersebut. Beberapa dahan yang telah habis ditebang, semut-semut yang memenuhi seluruh batang dengan warna hitam yang misterius dan unik, daun-daun hijau yang bermunculan saat musim hujan, daun-daun layu yang mulai menguning dan menghitam terbakar teriknya matahari dan panasnya api pembakaran sampah yang ada di bawah pohon tersebut, dan buah-buah jambu yang tetap tersedia walaupun dengan susah payah ia berjuang untuk tumbuh.

Semua itu tetap dilakukan Sang Pohon Jambu dengan setia tanpa memperdulikan apa saja yang akan terjadi dan diterimanya dengan gagah perkasa. Kemarin, pohon itu baru saja memberikan sebuah jambu yang lumayan besar untuk disantap. Hari ini, di beberapa dahan dan tangkai telah bermunculan beberapa putik bunga jambu yang siap mekar dan mengalami penyerbukan, serta beberapa buah jambu yang mulai membesar dan menunjukkan eksistensinya kepada dunia...

Betapa indah dan unik semua itu bila diperhatikan. Asyik saat bisa melihat semua dan menyadari betapa menakjubkan itu semua tercipta.

No comments:

Post a Comment